Graduasi Mandiri Program Keluarga Harapan

Graduasi Mandiri 

Program Keluarga Harapan



 VIVA – Setiyawati merupakan salah satu dampingan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan, Nurjanah salah satu sumber daya manusia pelaksana yaitu pendamping sosial Kecamatan Batu. Beliau tinggal di Jl. Suropati Gang IX RT.02 RW.08 Kecamatan Batu Kota Batu.

Ibu dengan satu komponen pendidikan anak sekolah dengan niat mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial karena sudah mandiri sehingga tidak masuk dalam kriteria anggota Program Keluarga Harapan.

Dua Graduasi Mandiri

Dua graduasi mandiri cerita dampingan Nurjanah. Keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan tersebut mengundurkan diri atau keluar dengan kemauan sendiri karena keluarga merasakan bisa mampu dan mandiri.

Program Keluarga Harapan selama ini telah membantu mereka mengurangi beban pengeluaran ekonomi kehidupan sehari - hari. Program bantuan sosial non tunai salah satu syaratnya ialah memiliki komponen pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Usaha yang ditekuni mengantarkan keduanya mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan. Jualan snack secara mandiri meretas jalan graduasi mandiri.

Kiat Nurjanah sebagai pendamping sosial Kecamatan Batu Program Keluarga Harapan  rutin melakukan pendampingan salah satunya Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga atau Familly Development Session sebelum pandemi Covid 19 maupun selama pandemi melalui dalam jaringan (daring) yang diberikan pendamping sosial tugas khusus (supervisor). Selain itu memberikan motivasi dan arahan kepada keluarga penerima manfaat dampingannya.

Semangat Graduasi Mandiri

Semangat pendamping sosial melakukan kunjungan rumah ke keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan yang menyatakan pengunduran diri dari kepesertaan atau graduasi mandiri.

Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Nana sapaan sumber daya manusia di Kota Batu melakukan kunjungan rumah di ds Pesanggrahan tepatnya RT.  01 RW. 08 Kecamatan Batu Kota Batu, rumah Setirustyaningsih.

Keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan tersebut mengundurkan diri secara mandiri setelah merasakan manfaat bantuan sosial non tunai dan menyadari ada warga lain yang lebih membutuhkan, keluar dari kepesertaan memberikan peluang bagi warga lainnya. Mandiri berarti ada i'tikad kemauan keras untuk mampu berubah lebih baik dari kondisi sekarang

Usaha mandiri jualan snack dan mainan anak mengantarkan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu menyatakan graduasi mandiri.

 Graduasi mandiri atau mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan Kota Batu karena berbekal usaha mandiri yang ditekuni mampu mendorong perubahan ekonomi menjadi lebih mandiri dan baik.

Pendamping sosial Kecamatan Batu Nana sapaan salah satu sumber daya manusia Program Keluarga Harapan Kota Batu melakukan kunjungan rumah ke dampingannya yang menyatakan graduasi sebelumnya telah diassestment oleh pendamping sosial. Keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu bertempat tinggal di Pesanggarahan Kecamatan Batu Kota Batu.

Semoga menginspirasi keluarga penerima manfaat lainnya untuk mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan apabila telah mengalami perubahan ekonomi, atau secara kemandirian telah mampu dan dengan demikian diharapkan bantuan sosial non tunai bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat yang lebih membutuhkan untuk mengurangi beban pengeluaran kebutuhan hidup

Dua graduasi mandiri kembali menginspirasi keluarga penerima Program Keluarga Harapan Kota Batu lain. Pendamping sosial Kecamatan Batu sekaligus koordinator Kecamatan Batu Nana sapaan sumber daya manusia Program Keluarga Harapan Kota Batu. Berlokasi di desa Pesanggrahan Kecamatan Batu Sri Utami dan Sarminten mengundurkan diri atau keluar dari kepesertaan Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Usaha jualan sosis, jajanan anak-anak, tempura menggerakkan ekonomi Sri Utami  tumbuh lebih baik sehingga membuat sikap mengundurkan diri secara mandiri.

Bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan selama ini telah membantu mengurangi beban pengeluaran hidup rumah tangganya. Semoga keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan lainnya bisa terinspirasi dari Sri Utami dan Sarminten yang menyatakan graduasi mandiri.

Kunjungan Rumah dan Graduasi

Kunjungan rumah dilakukan pendamping sosial Kecamatan Bumiaji bersama pendamping sosial tugas khusus (peksos supervisor) Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Salah satu tujuan kunjungan rumah ialah menindaklanjuti informasi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu yang menyatakan keluar dari kepesertaan atau mengundurkan diri/graduasi.

Julaikah merupakan potret keluarga penerima manfaat yang mengundurkan diri di masa pandemi covid 19 karena usaha bakso yang ditekuni selama ini telah mengantarkan perubahan ekonomi lebih baik.

Lokasinya berada di desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji RT.05 RW.02 Kota Batu.

Selama musim pandemi tidak mengurangi antusias pelanggan untuk berkunjung di lokasi usaha bakso Julaikah/Bakso Makyan. Baksonya cukup khas dengan bahan utamanya berbahan daging sapi.

Julaikah mengundurkan diri dari kepesertaan karena sudah mampu dan mandiri, selama mendapatkan Program Keluarga Harapan telah membantu mengurangi beban pengeluaran kebutuhan hidup ibu dengan dua anak tersebut.

Semoga dengan mengundurkan diri/graduasi mandiri dengan usaha yang ditekuni sekarang ini bisa memotivasi keluarga penerima manfaat laiinya yang telah mandiri dan mampu untuk mengundurkan diri, agar bantuan sosial non tunai tersebut dapat termanfaatkan untuk masyarakat yang lebih membutuhkan.

Belum lengkap berkunjung ke Gunungsari Kecamatan Batu RT. 05 RW.02 dengan membeli bakso Makyan. Salam Program Keluarga Harapan, Kemensos hadir.


 Dokumentasi

Graduasi Mandiri

Graduasi Mandiri

Graduasi Mandiri

Graduasi Mandiri

Graduasi Mandiri


https://www.viva.co.id/vstory/opini-vstory/1307724-graduasi-mandiri-program-keluarga-harapan?page=2&utm_medium=selanjutnya-2


Post a Comment

Previous Post Next Post