Tingkatkan Kewaspadaan Pandemi Belum Berakhir

Tingkatkan Kewaspadaan Pandemi Belum Berakhir


Sekitar dua pekan lalu, pendiri Microsoft yang juga aktif dalam proyek pengadaan vaksin Covid-19, Bill Gates bilang begini kepada CNN, “Sayangnya, empat sampai enam bulan ke depan bisa menjadi masa terburuk pandemi.”


Prediksi Bill Gates itu berdasarkan data dari IHME (Institute for Health Metrics and Evaluation) yang meramalkan akan ada tambahan 200 ribu kematian baru akibat Covid-19. Namun, menurutnya, angka itu bisa ditekan jika masyarakat tetap disiplin mengikuti aturan untuk tetap memakai masker dan menghindari kerumunan.


Pada Kamis (24/12), Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengungkapkan bahwa, tingkat disiplin masyarakat menerapkan 3M atau protokol kesehatan mengalami penurunan di semua daerah. Kondisi ini dinilainya menjadi pemicu peningkatan angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia.


Waspada 

Masyarakat selama pandemi covid 19 belum berakhir perlu waspada beraktifitas keseharian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer.


Musim liburan menjelang akhir tahun masehi menjadi titik ukur kedisiplinan perilaku keseharian dengan memperhatikan aspek kesehatan, menjauhi kerumunan, meningkatkan imun dan iman menjadi bagian penting pencegahan penyebaran covid 19.


Waspada dan Yuk, Perhatikan Protokol Kesehatan 




Kondisi pandemi covid 19 menjadi momentum introspeksi pada diri sendiri, keluarga dan masyarakat untuk berprilaku menjaga kebersihan, saling peduli terhadap sesama, meningkatkan kualitas hubungan dalam keluarga seperti komunikasi, pengasuhan serta kelekatan pada anak.


Pekerja Sosial di Lingkungan Sekitar

Buku Istiana Hermawati definisi Walter A. Friedlander dalam bukunya yang berjudul Introduction to social Welfare, Walter A. Friedlander (1961) mendefinisikan pekerjaan sosial sebagai suatu pelayanan professional yang didasarkan pada pengetahuan ilmiah dan keterampilan dalam hubungan kemanusiaan yang membantu individu-individu, baik secara perorangan maupun kelompok untuk mencapai kepuasan dan kebebasan sosial dan pribadi. 


Pelayanan ini biasanya dikerjakan oleh suatu lembaga sosial atau suatu organisasi yang saling berhubungan. Sedangkan definisi Allan Pincus dan Anne Minahan dalam bukunya yang berjudul Social Work Practice,Model and Methode, Allan Pincus dan Anne Minahan (1973), mengemukakan bahwa pekerjaan sosial menitikberatkan pada permasalah interaksi manusia dengan lingkungan sosialnya sehingga mereka mampu melaksanakan tugas-tugas kehidupan, mengurangi ketegangan, serta mewujudkan aspirasi dan nilai-nilai mereka. 


Fokus dari pekerjaan sosial menurut Sllan Picus dan Anne Minahan sebagaiman tersebut di atas adalah interaksi orang dengan lingkungan sosial sehingga mampu menyelesaikan tugas kehidupan mereka, mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi, serta mewujudkan aspirasi dan nilai-nilai mereka. 


Buku Istiana Hermawati definisi Leonora Serafica de Guzman melengkapi definisi pekerja sosial, Leonora Sarafica de Guzman (1983), di dalam bukunya yang berjudul Fundamentals Of Social Work mendefinisikan pekerja sosial sebagai profesi yang bidang utamanya berkecimpung dalam pelayanan sosial yang terorganisasi. 



Peran Pekerja Sosial di Lingkungan Sekitar


Dalam melakukan proses  pertolongan pada klien, seorang pekerja sosial memiliki peran-peran yang dapat digunakan, karena hal ini berkaiatan dengan maslah yang sedang dihadapi oleh klien dan juga terkait akan kebutuhan-kebutuhan klien guna menyelesaikan masalahnya. Adapun peran yang digunakan oleh seorang pekerja sosial menurut Parons, Jorgensen dan Harnandez yang dikutip oleh Edi Suharto (2009) adalah sebagai berikut:


1. Enabler atau Fasilitator
Menurut Barker, enabler atau fasilitaor dijelaskan sebagai salah satu tanggung jawab pekerja sosial dalam membantu klien, sehingga klien mamapu untuk menghadapi goncangan-goncangan sosial dan menyelesaikan sendiri akan masalah yang sedang dihadapinya. 


2. Broker 
Seorang klien belum tentu mengetahui dan dapat mengakses semua pelayanan-pelayanan sosial dengan baik, maka dari itu dalam perannya sebagai broker pekerja sosial dapat menghubungkan klien dengan sumber-sumber yang dapat memberikan pelayanan-pelayanan sosial agar klien dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Ada tiga prinsip utmana yang harus diketahui sebelumnya dalam melakukan perannya sebagai broker, yaitu mampu mengindentifikasikan akan sumber-sumber di dalam masyarakat yang dapat di akses oleh klien, mampu menghubungkan klien dengan sumber-sumber yang dapat dengan tepat, mampu mengambangkan sumber-sumber dalam bentuk evaluasi sumber-sumber guna terpenuhnya kebutuhan klien.


3. Mediator  
Peran pekerja sosial sebagai mediator merupakan peran yang sangat penting,terutama dalam adanya perbedaan sehingga mengarah pada sebuah konflik. Menurut Lee dan Swenson (1986) pekerja sosial yang berperan sebagai mediator ini memiliki fungsi untuk menjembatani antara anggota kelompok yang berkonflik maupun antara anggota kelompok dengan system yang dilingkungan.


4. Pendidik 
Dalam perannya sebagai pendidik, pekerja sosial harus mampu memberikan pengetahun dan keterampilan bagi klien agar dapat berfungsi secara sosial dan mampu memenuhui kebutuhan-kebutuhannya. Karena sering kali klien memiliki keterbatasan akan pengetahuan dan keterampilan sehingga masuk ke dalam kelompok yang rentan dalam menghadapi goncangan sosial.


5. Konselor 
Peran sebagai konselor tidak dapat diperankan begitu saja diperkankan oleh siapa saja. Konseling yang dilakukan merupakan metode yang profesional yang diperoleh dari pendidikan formal ataupun pengalaman yang telah teruji. 


Mencermati kewaspadaan dan mencegah penularan covid 19 sebagai peksos sangat mungkin menjalankan beberapa peran diatas secara terampil dan disampaikan kepada sesama dengan harapan menolong orang lain dan diri sendiri dapat tercapai baik mikro, mezo, maupun makro. 

















5 Comments

  1. Bener banget, harus tetap waspada menghadapi pandemi ini. Mana pada bandel ya orang-orang, cuek terhadap protokol kesehatan. Terimakasih buat pekerja sosial sebagai motor membantu pencegahan Covid-19.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, perlu kerjasama dengan berbagai komponen agar supaya pencegahan penularan covid 19 dapat berjalan dengan baik

      Delete
  2. Tetap harus disiplin jalani protokol kesehatan ya
    kalo lihat trennya, pandemi ini masih lamaaaaa
    ada mutasi virus juga ya kabarnya

    ReplyDelete
  3. Dalam melakukan gerakan social, yaitu agar masyarakat melakukan 3 M, butuh kolaborasi bersama.
    Salah satunya peksos.

    ReplyDelete
  4. Merinding saya bacanya. Karena pada kenyataannya banyak publik yg mulai abai dan melakukan kegiatan luar ruang tanpa takut akan tertular.

    Selain giat melahirkan para pekerja sosial, isu utama adalah merubah mindset publik secara masif dan terorganisir. Awateness juga wajib untuk terus dimunculkan

    ReplyDelete
Previous Post Next Post