Ticker

Kenali, Agar Anak Mau Belajar di Masa Pandemi

Kenali, Agar Anak Mau Belajar di Masa Pandemi



Dokumentasi (mfdc) Parenting 2


Era new normal masyarakat dimana pun sebaiknya tetap mempraktikkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, memggunakan masker maupun jaga jarak.

Masa dimana antara manusia satu dengan lainnya tetap disiplin dalam berbagai aktifitas agar supaya penyebaran dan potensi kluster baru dapat dihindari.


Melihat awal 2021 terlihat masih tinggi intensitas pasien terpapar covid 19. Tren pasien covid 19 masih belum mengalami penurunan bahkan mulai minggu depan 11-24 Januari 2021 akan dilakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat.

Pandemi dan Belajar bagi Anak
Orang tua dimana pun berada di masa pandemi melakukan berbagai aktifitas ekstra selain pengasuhan juga tidak sedikit melakukan pendidikan dari rumah. 

Berbagai multi peran dilakukan orang tua ketika putra putrinya belajar dalam jaringan atau daring dengan ponsel pintar sebagai penunjangnya.

Aktifitas pekerjaan rumah dan sekolah menjadi satu bagian tidak terpisahkan belum lagi jika putra putrinya belajar dengan alat penunjang ponsel pintar atau smartphone satu. 

Kesibukan pun bertambah namun ada beberapa tips yang bisa dilakukan sebagai orang tua agar anak tetap belajar, yuk kenali caranya :

1. Saling komunikasi
Komunikasi antara anak dengan orang tua menjadi bagian integratif berbagai kendala dihadapi anak dalam belajar. Pendekatan anak sebagai orang tua dalam belajar memudahkan terhentinya kendala yang akan dijumpai di kemudian waktu.
Komunikasi bisa dilakukan oleh ayah ibu atau bahkan keduanya saling mendukung ketika anak belajar.

2. Berbagi peran pengasuhan dan pendidikan anak di rumah
Berbagi peran antara ayah dan ibu atau keluarga inti terdekat anak memudahkan munculnua kelekatan pada anak yang baik dan positif. 
Siapa pun yang dekat lakukan berbagi peran satu sama lain untuk memudahkan pengasuhan dan pendidikan anak.

3. Ajari percaya diri anak
Orang tua bisa meyakinkan anak mampu belajar dengan baik atau memulai sesuatu dari belum mengenal menjadi mengerti, terlihat sederhana namun seyogyanya orang tua mampu memunculkan percaya diri anak dalam belajar.

4. Beri penghargaan pada anak
Ya memberi penghargaan pada anak memungkinkan tumbuh perhatian dan kepercayaan pada orang tua. Lakukan sesuai kemampuan bisa dengan pujian atau bentuk lainnya.

Ayah ibu yuk dipraktikkan beberapa tips diatas untuk menopang semangat dan kemauan anak tetap terjaga belajar di masa pandemi dengan segala bekal yang dimiliki. Semoga bermanfaat.

Simak juga :

Post a comment

10 Comments

  1. Masa pandemi memang jadi tantangan untuk semua orang ya, tentu dirasakan orangtua. semoga orangtua tidak pernah lepas semangat mengajarkan anak-anaknya

    ReplyDelete
  2. Masa pandemi membuat saya menjadi bu guru full time hehehe.. Biasanya anak nanya tentang PR maupun tugas-tugas sekolah lainnya begitu dia sudah berada di rumah. Pas pandemi, saat di google class room dibagikan tugas, dia langsung bisa nanya deh saat itu juga hahaha.

    Di sini saya harus bisa membimbing kemandirian dia, untuk mempelajari dulu materi & tugas yang diberikan. Coba kerjakan sendiri dulu. Kalo nyerah, biasanya saya bimbing untuk mengerjakan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap. Orang tua selalu menginspirasi anak untuk tumbuh kembang lebih baik

      Delete
  3. pekerjaan rumah yang bukan main namun hasilnya sangat tak ternilai

    saya ingat ngajarin anak-anak sewaktu liburan, dan duh capenya

    apalagi setahun selama pandemi ya?

    ReplyDelete
  4. terima kasih tipsnya mas
    langkah langkah ini sangat bermanfaat karena agak tricky ya mengajari anak sekolah dari rumah

    ReplyDelete
  5. Kadang tantangannya ada di orang tua ya mas. Saya sendiri merasakan kok, padahal anak saya masih belum TK. Cuma saya juga mengajarkannya beberapa materi di rumah. Itu benar-benar harus menguras kesabaran. Guru mungkin sudah dilatih di ilmu pendidikannya untuk membaca karakter-karakter murid, makanya kebanyakan guru lebih sabar. Beda sama orang tua. Hihihi. Mungkin karena orang tua ekspektasinya terlalu tinggi sama anak, jadi kalo anak agak telat paham atau lama mengerti materi, jadinya sedih dan ujung-ujungnya mulai emosi.

    ReplyDelete
  6. Prtu memang harus semangat, supaya anak juga mau belajar
    tria kasih artikelnya

    ReplyDelete
  7. Pandemi mengajarkan orang tua merasakan menjadi pendidik sesungguhnya dan membangun kebersamaan berkualitas dengan anak-anak. Ada hikmahnya ya Mas.

    ReplyDelete
  8. Sebagai orang tua dari anak ABK banyak task yang harus di benahin ga hanya dari sisi anak, tapi dari sisi orang tua juga

    ReplyDelete