Ticker

6/recent/ticker-posts

Menulis Itu Seru


Kalau soal pertanyaan menulis bisa menjadi penghasilan utama, ya tentu bisa dengan beberapa catatan tentunya. 
Mulai dari nulis buku, nulis kirim web atau beberapa jenis freelance writer lainnya. 
Hal itu juga bukan sebatas nulis saja, tapi memang butuh tulisan terbaik. 



Hal sederhana penulis konten untuk web. Tentu butuh pengetahuan tentang SEO dan beberapa kawannya. 

Impian dan Menulis


“Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya.” 

Begitulah cuplikan kalimat dalam film Laskar Pelangi. Film yang diangkat dari novel tulisan Andrea Hirata.


Pernahkah Anda mengamati orang-orang yang sukses dan meraih prestasi tinggi? 


Mengapa mereka bisa mengerjakan dan mencapai lebih banyak hal, padahal waktunya sama 24 jam seperti kita? 

Jawabannya adalah karena memiliki tujuan/impian yang jelas dan komitmen untuk mewujudkannya. 


Lalu bagaimana agar mimpi itu tidak jadi angan belaka? Jangan sampai impian Anda sebatas harapan saja.


Mungkin Anda Bermimpi Seperti Ini :
Saya ingin menjadi penulis. 
Saya ingin jadi penulis best seller.  
Saya ingin bisa jalan-jalan ke berbagai kota gratis melalui tulisan.

Namun, setelah ditanya balik. Mau jadi penulis ? Iya. Sudah belajar menulis sejauh mana ? Belum. Hehehe
Kalau begitu berarti mimpi Anda belum jelas. Loh kenapa belum jelas ? Ya, karena mimpi itu hanya imajinasi angan belaka tanpa ada tekad.

 
Teknik sederhana membangun impian, tentukan impian Anda secara jelas disertai kapan target waktu mencapainya. 

Kedua, tulis impian itu bisa tambah ilustrasi impian Anda lalu tempel di dinding yang sering kamu lihat dan dilihat orang banyak. Mungkin ada juga yang meremehkan atau hina impian Anda, tapi gak masalah hehe. Hal begitu akan menjadikan diri semakin semangat menunjukkan ke mereka bahwa Anda bisa capai mimpi itu.

Selain itu tujuannya yaitu agar mimpi itu selalu teringat dan masuk alam bawah sadar. Dengan demikian dorongan untuk segera mewujudkannya semakin meningkat. 


Dulu di awal kuliah saya menulis buku impian untuk bisa jalan-jalan gratis melalui menulis. Alhamdulillah bisa terwujud beberapa kali ikut acara conference di beberapa kota dan gratis semua dari berangkat transportasi, penginapan dan makan.

Alhamdulillah itu semua berkat impian, aksi dan izin Allah.Cara Menumbuhkan Motivasi Menulis. Bismillah

Langsung saja berkaitan dengan tema di atas, cara menumbuhkan motivasi dalam menulis. 
Ada beberapa cara dalam hal itu. 
Namun perlu diketahui dahulu, bahwa motivasi itu sumbernya bisa dari dalam diri sendiri maupun dari luar diri. 
Untuk caranya ada beberapa hal berikut ini :
1. Percaya diri
Yakin pada diri kalian sendiri bahwa kalian mampu hasilkan sebuah karya. Ketika kalian yakin pada diri kalian maka keyakinan itu mendorong diri utk bergerak dan melakukannya. Sehingga akhirnya kalian mampu selesaikan sebuah karya. 

2. Hindari rasa minder
Sering kali para penulis terutama yg baru terjun di dunia literasi merasa minder atas karyanya. Mereka takut karyanya jelek. Kalau takut itu terus dilestarikan akhirnya gak bakalan jadi nulis karya. Maka buang jauh rasa minder itu. 


3. Buat kata Entar ganti dengan Enter(masuk) sekarang. Terkadang ketika sudah memiliki niat dan keinginan kalau tidak segera dilakukan maka timbul rasa malas. Maka ayo cobalah ketika ada keinginan nulis langsung tuliskan. Tulisan di mana pun bisa dengan media apa pun.

4. Tulis karya dan kirim ke media 
Melalui menulis karya kalian di media sosial ataupun kirimkan ke media massa. Maka setidaknya hal itu akan buat lega dan bisa mendorong motivasi naik. Apalagi ketika mulai banyak orang yg membaca dan mengapresiasi karyamu. Jika masih minim pembaca tidak masalah. Tetaplah menulis niatkan ibadah.

5. Buat jadwal dan target
Buatlah jadwal target menulis. Misal satu hari satu halaman atau meninmal nulis 30 menit dalam sehari. Entah dalam 30 menit dapat cuma satu paragraf tidak masalah. Hal terpenting bangun kebiasaan dan jadwal rutin. Nantinya kalian akan terbiasa dan jadi semakin hebat, karena menulis adalah keterampilan.

6. Ikut komunitas dan seminar

Melalui ikuti komunitas literasi dan seminar yg berkaitan itu maka kalian akan bisa tambah pengalaman, pengetahuan dan wawasan. Jangan sembarangan ikutan komunitas juga karena tak jarang ada orang-orang oknum tertentu yg memperkeruh dunia literasi dengan tindakan mereka yg menipu atau lainnya. 

Cari komunitas ataupun sahabat yang benar mendukung kalian utk jd penulis hebat. Mau diajak diskusi dan belajar bersama.

Komitmen dalam Menulis


Setiap orang tentu ingin memiliki karya tulis. Setiap orang menulis dengan beragam maksud dan tujuan. Mulai dari untuk berdakwah, untuk tugas kuliah, untuk kenaikan jabatan ataupun untuk mendapatkan penghasilan.

Namun, dari begitu banyak orang yang ingin menulis dan jadi penulis. Tidak semuanya benar-benar yakin pada dirinya akan jadi penulis. Sejak saya berkelana di dunia literasi offline hingga online beberapa tahun ini, saya menemui banyak orang suka literasi menulis.

Oh ya, literasi itu luas ya jadi bukan sekedar tulis menulis saja. Namun, banyak jenisnya seperti literasi numeric, digital dan lainnya. 

Kembali lagi ke topic, dari sekian banyak yang suka literasi dan bergabung di beragam komunitas. Ternyata banyak pula yang bergabung di suatu komunitas sekedar untuk mengisi kekosongan wa alias sekedar ngobrol sana-sini dapat materi sana-sini spam sana-sini. Namun tidak berlatih menulis.

Padahal sebagaimana pesan Kuntowijoyo, jika ingin menjadi penulis maka kuncinya 3 yaitu menulis, menulis dan menulislah. 

Lalu jika kalian sekedar ikut grup komunitas menulis tapi tak coba berlatih menulis maka hal itu akhirnya hampa hehe

Lalu, ada lagi yang sudah menulis sudah memulai tapi malas-malasan atau tidak punya komitmen.

Komitmen menulis sebenarnya apa sih?

Komitmen secara sederhana saya bahasakan dengan sebuah tekad dan istiqomah (konsisten). Orang yang memilii komitmen kuat pasti dia memiliki cita-cita impian yang jelas. Memiliki satu tujuan yang jelas. Jika kalian berkomitmen menjadi penulis, maka akan berusaha bagaimanapun caranya bisa menulis dan menghasilkan karya. Entah, seberapa banyak rintangan yang menghadang akan dihadapi dan maju terus menulis.

Berbeda apabila impian atau cita-cita tak jelas. Maka akhirnya timbul sikap malas menulis, dan tak ada semangat lebih dalam menyelesaikan tulisan .

Maka komitmen dalam menulis itu penting.
Bagaiamana cara agar senantiasa bisa komitmen dalam menulis?

1. Kuatkan Niat dan Buatlah Impian yang Jelas
Melalui niat dan tujuan yang jelas kenapa kalian menulis, maka akan mendorong diri untuk terus menulis entah lagi mood atau tidak. Hal ini tidak mudah, memang perlu tekanan dan paksaan. Salah satunya di kelas menulis nonfiksi OKI di sana dari 1 grup WA setelah melalui beberapa tekanan dan rintangan menulis sisa 7 orang. Begitupula di kelas cerpen dari 2 grup Wa sekarang sisa 40an orang. 
Hal ini terjadi karena belajar menulis butuh niat jelas, tekad kuat, sabar, konsisten dan pantang menyerah.

2. Lingkungan Mendukung
Carilah lingkungan yang benar-benar ingin jadi penulis bukan sekedar ucapan ingin. Namun tak ada tindakan berlatih menulis. Orang disekitarmu mempengaruhi dirimu.

3. Buatlah jadwal atau target menulis harian.
Manajemen waktu penting jika kalian ingin jadi penulis. Maka saya sarankan buatlah jadwal menulis kalian yang menentukan dan mematuhinya. Kalau gak dilaksanakan kalian boleh juga berikan hukuman pada diri kalian misal ; Jika tidak menulis dalam sehari maka saya siap membelikan kak Shine ice cream dan donat hehehe

4. Fokus tujuan, sabar dan pantang menyerah
Biasanya sering penulis terkecoh, ada yang lagi booming tentang belajar puisi ikut belajar puisi. Besoknya lagi viral rame belajar novel pada ikut belajar novel. Besoknya lagi ada belajar nonfiksi ikut nonfiksi. Apakah itu salah? Tidak, salah hanya saja jika ternyata belajarnya tidak sepenuhnya akhirnya kalian bingung sendiri. Saya sejak terjun dunia literasi sampai sekarang fokus pada mempelajari nonfiksi. Melalui kesabaran, pantang menyerah dan fokus tersebut Alhamdulillah saya sudah beberapa kali jalan-jalan gratis  ke beberapa kota dengan menulis bahkan dapat uang dari menulis.

Jadi pada dasarnya komitmen itu berhubungan erat dengan impian-tujuan-usaha-tekad kuat-konsistensi/istiqomah. Sejak saya mengenal dunia literasi saya mulai memiliki komitmen kuat bisa jadi penulis bermanfaat. Sejak itu saya mulai menekuni menulis dunia nonfiksi terutama. 

Dibalik komitmen dan tujaun saya, saya rela ikuti beragam pelatihan, seminar menulis dan membeli membaca beragam buku tentang menulis. 

Lah beragam cara-cara yang saya lakukan di atas adalah bagian dari komitmen dan akumulasi atasi impian dan cita-cita saya bisa jadi penulis dan menerbitkan sebuah buku.

Alhamdulillah, setelah beberapa waktu akhirnya satu per satu karya telah terbit baik di media, jurnal ilmiah maupun buku. Salah satu buku yang telah terbit isinya ya dari beragam pengalaman dan pelatihan saya di atas tadi yang telah menguras banyak waktu, tenaga dan energi. 

Salah satu kesalahan fatal yang saya tuliskan dalam buku saya pun juga mengenai komitmen dalam menulis yang sering tak jelas. Ada beberapa kesalahan fatal lainnya dan beberapa rahasia lain yang masih banyak belum diketahui orang dalam buku yang saya tuliskan.Dalam belajar literasi menulis. Niat dan impian suatu hal yang penting. 

Ketika niat tidak kuat maka sekali dapat kritikan atau tugas atau hal yang dirasa susah maka dengan sendirinya mundur begitu saja. 

Namun dari sekian orang itu tentu tidak sebenarnya ingin belajar literasi menulis. Maka dengan sendirinya akan left satu per satu nantinya, bahkan sebelum diskusi dimulai. 

Nah begitu pentingnya niat dan impian. Namun perlu diingat bukan sekedar impian, tapi juga butuh aksi nyata.

Post a comment

26 Comments

  1. Ubah ENTAR jadi ENTER. Hahaha bisa aja nih pak. Eh tapi bener, saya kadang udah punya niat mau nulis topik tertentu, tapu sering bilang dalam hati "ntar aja deh, nunggu suasana sepi, biar bisa konsen" eh pas suasana sepi saya malah jadi ngantuk, terus tidur deh

    ReplyDelete
  2. Saya waktu kecil bercita-cita jadi penulis, tapi kemudian nggak menempuh pendidikan khusus menulis :)) Justru belajar ilmu menulis saat udah terjun jadi blogger. Telat sih ya? Gak juga, karena semangat belajarnya malah lebih tinggi karena langsung praktek di blog dan media cetak. Malahan, menyerap ilmunya lebih cepat saat belajar di usia matang

    ReplyDelete
  3. Betul mas, tantangan terberat justru saat mendapai kritik pedes, kayaknya semangat menulis langsung terjun sampe level dasar

    ReplyDelete
  4. tossss
    bener mas, setuju
    menulis itu memang menyenangkan ya
    saya bahagia saat menulis

    ReplyDelete
  5. setuju banget, juga kiat-kiatnya
    Karena semua keahlian haarus dimulai, dipelajari, diuji barulah sukses
    Jatuh bangun...jatuh lagi bangun lagi, harus dialami agar hasil akhirnya tidak mengecewakan

    ReplyDelete
  6. Wahhh aku suka sekali bacanya. The strike point is " Ganti Entar Jadi Enter" itu simple tapi nembak banget c Mas Ferry hahaha...
    Aku juga masih belajar terus konsisten sama blog aku. Ingin lebih pro lagi supaya menghasilkan cuan. Hehehe ujung2nya kesitu aku mah..hihi

    ReplyDelete
  7. Apapun mimpi dan niat kita tidak akan berarti jika tidak diwujudkan. Konsep sebagus apapun akan tidak bernilai jika tidak diejawantahkan.

    ReplyDelete
  8. setuju, menulis itu memang menyenangkan dan bisa membuat kita bertambah juga wawasannya plus juga berbagi hal baik pastinya untuk pembaca

    ReplyDelete
  9. Konsisten masih menjadi kelemahan saya dalam menulis, belum lagi kata entar, ini bisa membuat ide yg udah ada jadi terasa basi dan berujung batal utk dituliskan. Berkutat lg dgn alasan nyari ide, entar lagi, eh ga jadi2 lagi. Sepertinya memang harus diganti menjadi Enter nih kata. Makasih tipsnya, kak.

    ReplyDelete
  10. Target setelah lulus kuliah adalah pingin rutin bisa masuk karya di jurnal. Kalau sekarang lagi cari jurnal untuk syarat ujian tesis.

    ReplyDelete
  11. inspiratif sekali...Setuju, impian butuh aksi nyata. Cita-cita dituliskan, direncanakan tapi kalau enggak segera dimulai, terus konsisten memperjuangkannya ya kapan bakal terwujud kan ya?Semoga sukses dengan impiannya jadi penulis. memang menulis itu seruuuu!

    ReplyDelete
  12. Hihi, ganti kata entar jadi enter ya Mas, noted. Cinta banget sih emang sama pekerjaan menulis ini, apalagi kl sudah sampai ke level hobi yang dibayar, duhh susah pisah ama kegiatan menulis

    ReplyDelete
  13. Menulis itu memang seru. Makanya saya suka jadi jurnalis hampir 10 tahun, dan sekarang setelah resign langsung hijrah jadi blogger. Hehehe. Inspiratif sekali tulisannya mas.

    ReplyDelete
  14. Menulis itu emang seru, kalo menulis fiksi kita bisa menciptakan dunia yang kita inginkan bahkan bisa curhat terselubung juga. Sedangkan kalo non fiksi kita bisa berbagi pengalaman atau info penting bagi pembaca. Dan itu semua bisa mendatangkan uang jika kita totalitas melakukannya.

    ReplyDelete
  15. Saya belum pada bagian bikin ilustrasi untuk menyemangati deh. Padahal bisa lebih kuat mendorong kita mewujudkan ya?

    ReplyDelete
  16. Mantap tips menulisnya kak. Tapi untuk komitmen ini memang harus bener bener dari hati deh. Saya beberapa kali gagal karena ngga komit. Kadang hal-hal di dunia nyata membuat segalanya buyar

    ReplyDelete
  17. Buat beberapa orang, menulis itu kayak healing theraphy.
    Yg penting kudu dinikmati ya.

    ReplyDelete
  18. Bener banget niat dan impian perlu diwujudkan. Tipsnya oke juga Kak. Kadang menulis juga bisa jadi jalan buat healing sih. Bikin lebih lega aja setelah menuliskannya

    ReplyDelete
  19. tekuni yang kamu sukai dan tingkatkan kualitasnya

    maka income akan datang

    demikian juga dengan menulis, belum pasang iklan tapi udah lumayan menghasilkan

    ReplyDelete
  20. Ini betul banget. Aku bingung kalau kadang ada orang yang nggak suka menulis. Padahal dengan menulis perasaan lebih plong. Mungkin karena aku orangnya pendiam ya, bisa cerewet kalau di tulisan saja. Heheheee ...

    ReplyDelete
  21. Setuju banget kak menulis itu beneran seru banget. Dulu suka mimpi jadi penulis, sebatas mimpi Dan ingin saja termotivasi dengan penulis yang sudah sukses

    ReplyDelete
  22. Saat menulis jadi saat me time buatku ditengah kesibukan yang lainnya. Tapi cari tempat buat inspirasi itu yang sulit banget. Pengen punya ruangan sendiri tapi belum terwujud

    ReplyDelete
  23. Semua orang bisa menulis tapi tulisan berkualitas yg menghasilkan dan jadi pekerjaan

    ReplyDelete
  24. terima kasih tips tips nya pak ferry. Sangat membantu untuk saya yang kadang masih suka "Entar" bukan "Enter.

    ReplyDelete
  25. Jadi inget masa-masa dulu ketika kepengen jadi penulis. Awalnya gak pernah terbayang sama sekali. Namun saat baca tulisan adik kelas di koran, merasa tertantang. Aku rasanya bisa menulis kayak gitu. Mulai deh banyak baca, lalu nulis, dan nekad dikirimkan ke media. Eh ternyata dimuat. Dari situ, jadi semangat. Lalu terus nulis dan akhirnya berkesempatan nulis buku. Dan jadi editor juga di penerbitan. Sekarang, saat napas nulis buku udah susah, karena banyak mager dan waktu yang susah, lari ke blog. Alhamdulillah. Setuju dengan judulnya: Menulis Itu Seru!

    ReplyDelete
  26. Barakallah banyak banget masukan yang kudapat pagi ini. Makasih mbak motivasinya ak juga masih belum bisa managemen waktu yang selalu payah

    ReplyDelete